Archive for Désémber 2008
Nominasi Blog dan Blogger Bandung 2008
menutup tahun 2008 ini, dunia blogosphere bandung diramaikan dengan berbagai kegiatan blogger yang sangat menginspirasi. tidak hanya berbicara mengenai konten, tapi mulai menerapkan isu blogging for society dan offline blogging. dan nampaknya kurang lengkap kalo tidak disertai dengan nominasi blogger 2008.
untuk itu, saya akan mencoba membuat nominasi blog dan blogger bandung 2008. namun sebelumnya, saya ingin meminta masukan dari teman2 mengenai kriteria2 nominasi dan blog serta blogger yang menjadi nominatorny. silahkan usulkan kriteria nominasi dan nominator dengan berkomentar di postingan ini. berikut daftarnya.
nominasi blog (online blogging)
+ blog cerita menarik
+ blog yang menginspirasi
+ blog pendidikan
+ blog personal
+ blog teknologi
+ blog … (silahkan tambahkan lagi)
nominasi blogger (offline blogging)
+ blogger paling banyak kopdar
+ blogger paling aktif
+ blogger paling kalem
+ blogger paling cerewet
+ blogger paling heboh
+ blogger paling malas
+ blogger paling riweuh
+ blogger paling rajin
+ blogger paling cantik
+ blogger paling cakep
+ blogger … (silahkan tambahkan lagi)
Resolusi 2009
beberapa hari lagi kita akan melewati pergantian tahun. seperti biasa, pekerjaan pertama yang dilakukan guna menyambut tahun 2009 adalah membuat resolusi. berikut adalah resolusi saya di tahun 2009. semoga tuhan mengabulkannya.
- punya laptop, kamera digital slr, dan akses internet bebas
laptop, kamera digital slr, dan internet memang bukan barang baru bagi saya, tapi masih termasuk barang langka. meskipun begitu, selalu ada keinginan untuk 3 barang tersebut menemani kemana pun saya pergi. bisa mengerjakan pekerjaan dimana pun juga, mengabadikan setiap momen sosial dan keindahan alam di sekitar, dan berinternet di manapun saya berada, adalah 3 obsesi sebab dari poin pertama resolusi 2009 saya. - kuliah di jurusan ilmu komunikasi dengan tempat dan pengajaran yang layak
bangku kuliah dan lingkungan akademisi masih saja menjadi cita2 tertinggi saya. kuliah hingga jenjang tertinggi yang bisa saya ambil dan menjadi dosen adalah hal yang selalu saya impikan sejak saya berumur 6 tahun. jurusan ilmu komunikasi adalah jurusan yang menurut saya sesuai dengan bakat sejak kecil. dan sayangnya baru saya sadari di tahun 2008 ini. untuk itu, di tahun 2009 ini, saya berharap bisa meneruskan kuliah di jurusan ilmu komunikasi dengan tempat dan pengajaran yang memang layak. - mengelola perusahaan dan organisasi profit lainnya yang mampu memberikan penghidupan layak
mengelola organisasi profit adalah resolusi saya tahun 2008. dan bisa dikatakan telah berhasil, minimal dalam lingkup mengelola saja -meskipun masih jauh dari pengelolaan yang baik. di tahun 2009 nanti, saya berharap tidak hanya bisa mengelola organisasi profit ini dengan baik, tetapi juga organisasi profit tersebut dapat memberikan penghidupan yang layak, baik untuk saya maupun untuk kawan2 yang bekerja di situ juga. - menerbitkan buku
peluang untuk menerbitkan buku telah ada di tahun 2008 ini. namun sayangnya belum mampu saya eksekusi dengan baik. dengan keseriusan yang cukup, saya harap saya mampu untuk menerbitkan buku di tahun 2009 nanti. dan mudah2an juga bukunya bisa best-seller. - naik haji
melihat tahun 2009, hal pertama yang terbesit adalah naik haji. sebuah hal yang menjadi impian setiap muslim di seluruh dunia. dan di tahun 2009, saya berharap bisa menggapai itu. - memperdalam fengshui dan pengobatan china
negeri china dengan fengshui dan pengobatannya, telah menggugah ketertarikan saya sejak umur 8 tahun. dimulai dari ketertarikan mengenai simbol tao sendiri, filosofinya, hingga pengobatannya yang sangat elegan, membuat saya terus mencari sumber referensi tentang itu semua. namun sayang, sampai saat ini saya belum bisa menemukan sumber referensi yang baik dan lengkap. mudah2an di tahun 2009 nanti, saya bisa mempelajari fengshui dan pengobatan china lebih dalam lagi. - menulis rutin di media massa konvensional, baik cetak maupun online
ini merupakan resolusi di tahun 2008 lalu. sebenarnya hal ini bisa saya realisasikan. namun karena faktor kemalasan saya dan penyakit kecanduan saya terhadap blog, membuat resolusi ini hanya mampu bertahan hingga bulan mei 2008. mudah2an di tahun 2009, resolusi ini bisa terpenuhi dengan baik. - punya sepeda elektrik dan sepeda lipat
melihat sepeda lipat waktu di sabuga, saya langsung kepikiran untuk bisa membawa sepeda ke mana2. mau ke jakarta, tinggal lipat, bawa, nyampe di jakarta langsung pake. atau selama beraktivitas di bandung misalnya. kalo pas mau pulang jalannya terlampau nanjak, bisa menghentikan angkot dan naek sampai titik tertinggi kemudian melanjutkan bersepeda. kalo untuk sepeda elektrik, karena kemalasan saya aja kalo sedang bersepeda tahun2 sebelumnya. terkadang, kalo mood ini lagi ngak bagus, melewati jalanan nanjak adalah hal tersulit yang ngak mau saya lewatkan. kalo memang ada sepeda elektrik, kan ngak usah capek2 mengayuh sepeda. meskipun didasari kemalasan, mudah2an kedua sepeda ini bisa saya miliki di tahun 2009. - keliling indonesia
ini merupakan keinginan saya sejak dulu, bisa berkeliling indonesia dan mengenali tempat2 yang ada di sana. awalnya keinginan ini timbul lantaran kebiasaan di keluarga. tiap ngumpul, kami bercerita tentang tempat2 yang pernah kami kunjungi. dan hasilnya, adik saya masih memegang rekor untuk pergi terjauh, yaitu: papua. saya sendiri cuman mentok sampe surabaya. mudah2an, di tahun 2009, saya bisa mengalahkan rekor tersebut. meskipun tidak terjauh, tapi lumayan kan kalo memecahkan rekor tempat terbanyak yang pernah dikunjungi. - sukses menyelenggarakan indonesia blogger gathering 2009
ini merupakan konsep yang saya punya tentang acara kumpul blogger yang terinspirasi pesta blogger tahun 2008 ini. acara yang mengumpulkan blogger2 dari seluruh indonesia yang tidak melulu membincangkan isu2 blog di indonesia, tetapi sudah lebih ke tahap networking blogger. acaranya, full dengan kopdar dan kopdar serta diselenggarakan minimal 3 hari lamanya. dan saya harap event ini bisa saya selenggarakan di tahun 2009 nanti.
Menyingkap Kemandirian Bangsa dengan Konten Lokal
konten lokal merupakan salah satu aspek dari mandirinya suatu bangsa di era informasi seperti sekarang ini. dengan konten lokal, berarti sebuah bangsa telah mampu menyediakan informasi bagi dirinya sendiri. meskipun begitu, tak melulu konten lokal mensyaratkan database di dalam negeri. yang pasti, penyediaan konten dengan bahasa lokal dan ditujukan untuk dalam negeri, merupakan syarat mutlak bagi terciptanya konten lokal.
begitulah sekilas mengenai obrolan ringan bertajuk “konten lokal, pentingkah?” yang diselenggarakan di garasi lombok 33, detik bandung, pada sabtu tanggal 13 desember 2008 yang lalu. menghadirkan kuncoro wastuwibowo yang tak lain merupakan blogger tanah air, rendy maulana akbar dari qwords.com, dan donny bu dari detikcom, yang dimoderatori oleh rolly maulana awangga dari kitaklik, diskusi ini terlalu menarik untuk ditinggalkan.
kegiatan yang dimulai pukul 13 siang, diawali dengan presentasi dari kuncoro mengenai conceptual age dan ciri2 yang membedakan antara conceptual age dan information age. hasil survei mengenai demand user di indonesia atas konten, juga turut serta dalam pemaparan yang membuat para peserta cukup terkesima.
dilanjutkan dengan rendy, juragan web hosting ini memaparkan cara untuk mengembangkan konten lokal di indonesia. menurut pemilik sekaligus direktur qwords.com ini, faktor branding dan konsistensi, adalah hal yang utama untuk memajukan konten lokal di tanah air.
donny bu mengakhiri dengan bercerita mengenai peluang yang besar untuk indonesia mengembangkan konten lokal. vice president detikcom ini membandingkan anak jalanan indonesia yang diberi komputer bekas, tak kalah kreatifnya dengan anak2 sekolah dasar di singapura yang dibekali perangkat canggih dan mapan.
setelah 2 jam berlalu, acara yang dikelola oleh kitaklik dan detik bandung serta disponsori oleh telkom flexi, telkom speedy, dan qwords.com ini, diakhiri dengan sesi tanya jawab dan pembagian doorprize dari telkom speedy dan telkom flexi. tak hanya itu saja. selepas acara ini ada juga lomba blog mengenai konten lokal yang memperebutkan hadiah berupa telepon cdma persembahan dari telkom flexi.
The Devil’s DNA: Syarat Inspirasi Namun Kurang Aksi
tepat pada tahun 1983, seorang anak berusia 17 tahun bernama julian vega dituduh membunuh seorang dokter muda bernama allison wallis. francis loughlin, seorang detektif yang menangani kasus tersebut, akhirnya berhasil membuat julian terdampar di penjara hingga 20 tahun kemudian. julian bebas bersyarat dan dakwaan pembunuhan tersebut terancam dicabut lantaran julian menuntut untuk diadakan kembali penyidikan atas kasus yang didakwakan padanya. bagaimana pun juga, julian tetap bersikukuh tidak pernah melakukan hal tersebut.
sejalan dengan itu, christine rogers, seorang dokter muda, tewas secara mengenaskan di kamar mandinya. di kukunya, terdapat darah yang ternyata sama dengan darah di bawah kuku alison wallis yang tewas 20 tahun lalu. francis kemudian menuduh julian atas pembunuhan tersebut. dengan teknik analisis dna yang telah berkembang, tidaklah sulit untuk francis menemukan siapa orang di balik 2 pembunuhan tersebut.
akhirnya, julian dibebaskan karena tidak terbukti bersalah. sang pembunuh, yang tidak lain adalah kakak kandung allison wallis, tom wallis, tewas yang oleh francis diduga akibat bunuh diri.
ditulis oleh peter blauner, the devil’s dna berhasil mendapat predikat the international bestseller. diterbitkan di indonesia oleh dastan books, novel ini memang syarat inspirasi. bagaimana tidak. beberapa bagian dari kisahnya menampilkan beberapa alur cerita yang cukup unik dan tidak biasa. bahkan, dari situ beberapa cerita untuk novelnya bisa muncul dan berkembang.
meskipun begitu, novel ini kurang mampu membawa detail2 setiap kejadian ke benak pembaca. rasanya, ada beberapa kejadian yang seharusnya diceritakan, tapi tidak diceritakan dengan rinci. lompatan2 peristiwa sering terjadi sehingga menimbulkan sedikit ketidakpuasan dalam membacanya. berbeda dengan novel da vinci code yang benar2 begitu terperinci dalam mengisahkan setiap kejadian. tak hanya itu saja. nampaknya tendesi2 psikologis kurang terjadi di sini sehingga novel ini nampak datar2 saja.
selain itu, judul dan tulisan di halaman novel edisi indonesia: “satu pembunuhan berantai tak pernah cukup. baginya, membunuh adalah candu terkuat, hasrat terluhur, ekspresi cinta termanis…” tidak menggambarkan apa yang diceritakan dalam novel tersebut. yang terbayang ketika membaca judul dan penggalan kata2 tersebut, kita akan dihadapkan pada kisah yang menegangkan dari kacamata pembunuh berantai. tetapi kenyataannya justru lain. malah kita dihadapkan pada cerita tentang seorang pemuda yang dikejar2 tuduhan tak bersalah atas 2 pembunuhan yang memang tidak dia lakukan.
meskipun begitu, novel ini layak dibaca, apalagi bagi anda yang menginginkan sisi lain dari sebuah kasus pembunuhan. alih2 mendapatkan cerita pembunuhan yang menakutkan, novel ini justru mengajak anda untuk bersimpati pada seseorang yang dikucilkan oleh masyarakat lantaran perbuatan yang tidak dia lakukan. selain itu, tak jarang kita sebal dengan asumsi2 francis yang acuh tak acuh terhadap prinsip azas praduga tak bersalah dalam setiap penyelidikannya. well, bintang 3 untuk novel ini.
Sore Sebuah Kenangan
matahari mulai turun dari tahtany. ketika itu, hujan rintik2 mulai mengguyur seisi kota. orang2 mulai berlalu-lalang dengan cepatnya. menyambar setiap tempat yang bisa digunakan untuk berteduh.
terdiam sendiri, berteduh aku di pelataran sebuah mall sembari menunggu kedatangan seseorang. diselimuti janji, aku tetap setia, walau hujan mulai membasahi jalanan yang semenjak tadi mulai padat akibat tak sabaran orang untuk tiba di rumah tepat waktu. sembari melihat2 sekitar, sesekali mata ini menatap arloji yang hampir tiba di pukul 5 sore.
dari kejauhan, seorang wanita berjilbab merah muda yang berpadu serasi dengan rok dan pakaian dengan warna serupa, yang tergesa2 datang menerobos hujan menggunakan payung berwarna cokelat. langsung aku mengenalinya sebagai icha dari senyum manisnya ke arahku.
“hai, apa kabar?” sahutku membuka perbincangan.
“baik,” dengan senyum khasnya. “udah lama nunggu?”
“baru, kok,” jawabku singkat.
icha adalah teman smaku yang kini telah bekerja di yogyakarta. sesekali waktu, dia main ke bandung untuk sekedar bertegur sapa dengan kawan2 semasa remaja. setelah lama tak berjumpa, kali ini tiba giliranku untuk melepaskan kerinduan mengenang masa sekolah dulu dengannya.
“ngobrol di mana kita?” tanyaku ringkas.
“food court?” jawab sekaligus tanyanya. aku langsung mengangguk tanda setuju.
sembari melangkah menuju tempat tujuan yang 3 lantai jauhnya, kami mengobrol.
“gimana kabar cinta?” tanyaku membuka perbincangan sore itu. “katanya udah nikah yah? sama agus, bukan?” lanjutku. perbincangan akhirnya terbuka dengan sendirinya. bercerita mengenai banyak kawan lama. ada yang kerja di luar negeri, menikah, menjadi dosen. malah tak jarang kabar kematian tersampaikan dari mulutnya.
setibanya di food court, kami langsung memilih tempat duduk. dua buah sofa dengan 1 meja memisahkannya, menyambut kami. di sebelahnya, terbentang pemandangan sore bandung dari sebuah kaca yang sedikit basah terkena tetesan air dari langit. tak lama kemudian, hidangan yang kami pesan, datang saling bersambut. dua porsi nasi goreng dengan 2 gelas cokelat hangat, menemani kebersamaan kami sore itu.
“dari tadi kita ngomongin orang, tapi dirimu sendiri belum kutanyakan kabarnya,” komentarnya. “ngomong2, apa kegiatanmu sekarang, di?”
“tak banyak. hanya menulis untuk beberapa media,” jawabku singkat.
“penulis? keren, dong,” komentarnya. dengan lugunya, aku menyeringai malu2.
“kamu juga masih jadi wartawan, kan?” balasku bertanya.
“yah, begitulah. perkerjaan yang sulit kutinggalkan. aku sudah tidak bisa pindah ke lain hati. pekerjaan ini terlalu menarik untuk kutinggalkan,” icha berkomentar.
yah, pekerjaan itu memang sulit ditinggalkan olehnya. bagaimana tidak. masih teringat jelas bagaimana sewaktu sma dulu, dia begitu terobsesi menjadi jurnalis. memulai menjadi wartawan sma, bukanlah awal yang buruk baginya waktu itu. sosoknya, tak pernah beranjak dari beberapa berita menghebohkan di sekolah. dari mulai korupsi kepala sekolah, hingga perselingkuhan ketua osis, pernah ditulisnya yang membuat namanya tak akan pernah lekang dari ingatan kawan2 1 angkatannya.
“oh yah. bagaimana kabar ani? masih kah kalian berkecimpung dalam dunia kesusastraan?” icha balik bertanya.
“entahlah. kabarnya dia sudah menikah dan punya 1 anak kini. semenjak lulus sma, aku sudah tak pernah bertemu dengannya lagi,” uraiku menjawab pertanyaannya. “kamu sendiri, kapan nyusul?” ledekku pada icha.
dia hanya tertawa dengan anggun membalas pertanyaanku. “entahlah. nunggu yang ngelamar. lagian, aku juga masih senang sendiri,” jawabnya dengan nada setengah becanda.
banyak perbincangan yang kami lalu hingga kami tak sadar bahwa mentari telah turun di ufuk barat. gelap berganti menyelimuti bandung yang tengah diguyur hujan, yang tidak deras, tidak juga kecil. di sela2 itu, suara adzan maghrib sayup2 berkumandang tepat ketika dentangan waktu menunjuk pukul 6 sore.
“kukira sudah waktunya kita menyudahi sore ini,” ungkapku kepada icha.
“yah, kukira begitu. ini kartu namaku,” sahutnya sembari memberikan sebuah kartu nama bertuliskan nama beserta telepon dan email pribadinya. di kiri atas, tercantum logo dan nama majalah tempatnya bekerja, jala media.
“oh yah. ini kartu namaku juga,” ucapku sembari menyerahkan kartu bertuliskan nama adi triyana agung.
“makasih yah udah nyempetin ngobrol2 sore ini. sampai jumpa lagi,” lanjutku.
“makasih juga yah. semoga kita jumpa lagi,” timpalnya mengakhiri sore itu dengan senyum persahabatan.
hujan seakan2 tak ingin berhenti mengguyur bandung malam itu. seperti menyambut kerinduan 2 orang teman yang tak ingin kenangan2nya terhapus oleh zaman dan kesibukan dunia. tetap setia mengukir barisan2 memori masa lalu. hingga suatu saat nanti, tak akan ada yang tersisa dari mereka kecuali rasa bangga karena telah mempunyai sahabat sejati seperti mereka.
Lomba Blog Talkshow Konten Lokal
seiring dengan talkshow konten lokal pada hari sabtu, tanggal 13 desember 2008, kitaklik bekerjasama dengan detik bandung, telkom speedy, dan telkom flexi, menyelenggarakan juga lomba blog berhadiah sebuah ponsel cdma persembahan dari telkom flexi. tak hanya itu saja. postingan yang menang akan dimuat di portal berita detik bandung.
adapun syarat2 lomba adalah sebagai berikut:
- peserta lomba blog harus hadir dalam talkshow konten lokal pada hari sabtu, tanggal 13 desember 2008.
- telah memiliki blog minimal 1 bulan lamanya dan telah diisi oleh minimal 5 postingan.
- menceritakan jalannya talkshow konten lokal yang diselenggarakan pada hari sabtu, tanggal 13 desember 2008.
- jenis tulisan diutamakan feature.
- bahasa yang digunakan adalah bahasa yang baik dan benar serta merujuk pada kaidah bahasa jurnalistik.
- dalam postingan, diharuskan menyebutkan nama penyelenggara kegiatan, yaitu: kitaklik dan detik bandung, dan nama pendukung kegiatan, yaitu : telkom speedy, telkom flexi, dan qwords.com, disertai link ke situs bersangkutan.
- disarankan disertai foto kegiatan yang mendukung isi tulisan.
- disarankan memuat saran, kritik, dan usulan yang membangun untuk pihak penyelenggara.
- postingan diberi tag “kampanye konten lokal”.
- mengirimkan biodata ke info@kitaklik.com dengan menyertakan nama, alamat email, telepon, dan alamat blog yang memuat link postingan yang diikutsertakan dalam lomba blog konten lokal.
lomba ini berlangsung dari tanggal 13 desember 2008 hingga 27 desember 2008 pukul 23.59 wib. nama pemenang akan diumumkan di situs kitaklik dan portal detik bandung. pemenang akan dihubungi oleh panitia lomba paling lambat seminggu setelah perlombaan ini ditutup.
bagi 4 peserta pendaftar pertama, akan mendapatkan masing2 sebuah speedy prepaid atau kaos menarik dari telkom speedy dan merchandise menarik lainnya dari kitaklik dan qwords.com.
Donasi 15 ribu = 1 Voucher Makan untuk Anak Yatim
pada gardu lantu 2008 kali ini, batagor.net memberikan kesempatan untuk anda yang ingin memberikan donasi berupa dana segar. setiap 15 ribu dana yang didonasikan untuk kegiatan ini, anda telah memberikan 1 voucher makan untuk anak yatim. setiap donasi, akan mendapatkan sebuah pin cantik gardu lantu tanda anda telah menyumbang. donasi berlaku juga untuk kelipatannya.
jadi, bila anda ingin memberikan voucher makan untuk 5 anak yatim, anda tinggal menyalurkan dana sejumlah 5 x 15 ribu, atau senilai 75 ribu rupiah. donasi minimal senilai 1 voucher makan anak yatim, yaitu 15 ribu rupiah.
bagi rekan2 yang ingin memberikan donasi untuk acara ini, silahkan langsung hubungi amel, humas batagor, di 022-70324693 atau 085220067939. atau bisa langsung mengirimkan donasi ke:
- bni rekening 015-148-1599 a/n karina a shelyani
- bca rekening 282-1041-998 a/n shasya pashatama
- mandiri rekening 131-000-461987 a/n amalia mustika sari
konfirmasi setelah donasi, kirimkan sms ke 022-76695686 dengan format nama#jumlahdonasi#bankyangdituju.
adapun donatur yang telah memberikan donasi tercantum di bawah ini. kami sampaikan banyak2 terima kasih bagi yang telah menyumbang.
- hamba 4JJ 1(ga mau disebutin katanya)/ bni
- joko wiyono/ rp. 150.000/ bca
- insan/ rp. 45.000/ bni
- atik rahma/ rp. 150.000/ bni
- no name/rp. 150.000/ bni
- yudha indah/ rp. 150.000/ bca
- no name/ rp. 150.000/bca
- anom/ rp. 50.000/ mandiri
- wahyudi handriyanto /rp. 60.000/ mandiri
- zeta andalina / rp. 45.ooo/ mandiri
- dony savius / rp. 100.000/ mandiri
- eno/ rp. 600.000/ mandiri
- no name/ rp. 200.000/ mandiri
- tati sekarsini/ rp. 300.000/ bni
- op & aa / rp 450.000 / mandiri (catur)
- aswa diansyah / rp. 150.000/ bni
- no name / rp. 50.000/ titip yudha
- no name / rp. 200.000/ titip yudha
- …
- …
- …
- …
- …
- …
- (masih ditunggu sampai tanggal 28 desember 2008 , jam 5 sore)
Gardu Lantu, Ajang Berbagi Kasih Sayang Blogger dan Pengusaha Kepada Anak Yatim Piatu
pada pesta blogger 2008 lalu, dikenalkan kepada publik blogger istilah “blogging for society”. istilah ini merujuk pada kegiatan blogging yang berkontribusi langsung kepada masyarakat dengan bentuk, antara lain: mencerdaskan dan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap isu-isu sosial yang kerap terjadi di daerah perkotaan saat ini.
sejalan dengan itu, di akhir bulan desember setiap tahunnya, selalu diperingati hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 desember. pada hari itu, setiap orang mengingat dan menghargai jasa orang tua, ibu pada khususnya, yang memiliki andil yang sangat besar dalam membesarkan mereka. sedikit membalas cinta-kasih yang ibu berikan dalam membentuk setiap orang menjadi manusia seutuhnya.
meskipun begitu, tidak setiap orang memiliki keberuntungan merasakan kasih sayang orang tua, khususnya kasih sayang seorang ibu. saudara-saudara kita yang kini tinggal di asrama panti asuhan, hanya mampu mengenal kata ayah dan ibu tanpa tau seperti apa rasanya kasih sayang orang tua. alih-alih memiliki orang yang mengasuh mereka, tetap saja belum mampu menggantikan kasih sayang sesungguhnya memiliki orang tua.
blogger dan pengusaha peduli anak yatim piatu, yang dikenal dengan istilah gardu lantu, merupakan kegiatan rutin batagor.net untuk berbagi kasih sayang terhadap teman2 kita yang tidak seberuntung kita. bentuknya sendiri adalah makan bersama dengan anak2 yatim piatu di sebuah festival makanan. pada acara ini, anak2 yatim diberi kebebasan untuk memesan sepuasnya makanan yang ada di festival makanan.
pada akhir tahun ini, batagor.net akan kembali menyelenggarakan kegiatan gardu lantu dengan mengundang seribu anak yatim piatu dari berbagai penjuru kota bandung. bertempat di acara food paradise – istana building comodity center (ibcc), bandung, acara ini akan digelar pada hari senin tanggal 29 desember 2008 dengan waktu kegiatan pukul 11 siang hingga 17 sore.
bagi rekan2 yang ingin memberikan donasi untuk acara ini, silahkan langsung hubungi amel, humas batagor, di 022-70324693 atau 085220067939. atau bisa langsung mengirimkan donasi ke:
- bni rekening 015-148-1599 a/n karina a shelyani
- bca rekening 282-1041-998 a/n shasya pashatama
- mandiri rekening 131-000-461987 a/n amalia mustika sari
konfirmasi setelah donasi, kirimkan sms ke 022-76695686 dengan format nama#jumlahdonasi#bankyangdituju.
- hamba 4JJ 1(ga mau disebutin katanya)/ bni
- joko wiyono/ rp. 150.000/ bca
- insan/ rp. 45.000/ bni
- atik rahma/ rp. 150.000/ bni
- no name/rp. 150.000/ bni
- yudha indah/ rp. 150.000/ bca
- no name/ rp. 150.000/bca
- anom/ rp. 50.000/ mandiri
- wahyudi handriyanto /rp. 60.000/ mandiri
- zeta andalina / rp. 45.ooo/ mandiri
- dony savius / rp. 100.000/ mandiri
- eno/ rp. 600.000/ mandiri
- no name/ rp. 200.000/ mandiri
- tati sekarsini/ rp. 300.000/ bni
- op & aa / rp 450.000 / mandiri (catur)
- aswa diansyah / rp. 150.000/ bni
- no name / rp. 50.000/ titip yudha
- no name / rp. 200.000/ titip yudha
- …
- …
- …
- …
- …
- …
- (masih ditunggu sampai tanggal 28 desember 2008 , jam 5 sore)
Akhirnya, Terjawab Juga Eksistensi Tuhan
sudah sejak lama aku mempertanyakan tentang eksistensi ketuhanan. dimulai dari seperti apakah tuhan, di manakah tuhan, mengapa tuhan menciptakan makhluk dan alam semesta ini, apakah dunia ini hanya skenario tuhan, hingga pertanyaan yang sangat fundamentalis, benarkah tuhan ada? beberapa jawaban terkadang tidak puas terasa, meskipun telah dicoba melalui pendekatan agama. namun tetap saja, itu belum meredakan kehausanku akan pertanyaan mengenai tuhan.
pertanyaan yang paling awal tentang tuhan hinggap di pikiranku sejak aku beranjak di kelas 3 sekolah dasar dulu. ketika itu, aku mempertanyakan di manakah tuhan ketika seluruh alam semesta ini belum diciptakan? dan beberapa tahun setelah itu, pertanyaan itu berhasil ku jawab dengan perasaan yang cukup memuaskan.
rangkaian pertanyaan itu membuatku tumbuh dengan visi mencoba menyingkap pertanyaan mengenai hakikat ketuhanan dan alam semesta yang tuhan ciptakan. pernah terpikir untuk masuk kuliah jurusan teologi atau filsafat. namun selepas kelas 3 sekolah menengah atas, keinginan itu tiba2 saja hilang. dan baru setelah lulus kuliah, keinginan itu muncul kembali. meskipun pada akhirnya kandas kembali akibat keadaan yang tidak memungkinkan.
tapi, tak disangka, sebuah novel mampu menjawab dan meredakan kehausanku akan hakekat tuhan. sebuah novel berjudul ‘iblis menggugat tuhan’ telah membuatku kagum dan mengubah paradigmaku terhadap tuhan. lebih dari itu, lebih yakin untuk menerima kehadiran tuhan.
pelajaran yang paling besar yang kuterima dalam buku itu adalah kalimat, “penghambaan sepenuhnya kepada tuhan bermakna bahwa perbuatannya bukanlah untuk kau pahami.” kalimat tersebut bukan berarti tuhan tidak mau untuk dipertanyakan. sepintar apapun seorang manusia, tak akan mampu mengukur tuhan. apalagi membandingkannya dengan sesosok manusia yang jelas2 makhluk ciptaannya. “jagat ini milik tuhan tapi tuhan bukanlah jagat itu sendiri. tuhan mendefinisikan ciptaan, tapi tidak terdefinisikan oleh ciptaan. tuhan memiliki, tapi tidak dimiliki. tuhan melebihi, tapi tak bisa dilebihi. … tuhan adalah tuhan yang tak bisa dipahami melalui ciptaan tuhan. dan ciptaan tuhan tak akan mungkin dipahami kecuali melalui tuhan,” begitulah kira2 seharusnya kita memandang tuhan, seperti apa yang disampaikan oleh shawni, sang penulis buku the madness of god.
beberapa tahun yang lalu, aku mengenal sebuah istilah “memanusiakan tuhan”. sebuah istilah yang merujuk pada menempelkan segala atribut2 manusia terhadap tuhan. hasilnya, orang kerap kali meragukan kebesaran tuhan lantaran tuhan dipandang sebagai seorang manusia. dan baru kali ini aku memahami betul makna itu yang ternyata memiliki efek yang cukup besar terhadap pandangan manusia dalam meyakini tuhannya. seperti apa yang disebutkan dalam buku tersebut, “tuhan bukan untuk dihakimi, tidak pula standar2 manusiawi dapat diterapkan pada tuhan.”
satu hal lagi, tuhan adalah tak terbatas. bila terbatas, jelas dia adalah makhluk. alih2 sebuah gambar, kata2 pun tak akan mampu melukiskan tuhan yang tak terbatas. bahkan kata “tak terbatas” sendiri tidak mampu melukiskan tuhan karena tuhan tidak pernah mampu dilukiskan oleh apa pun yang merupakan ciptaannya. karena, jika mampu dilukiskan, “ia tak akan pantas menyandang nama tuhan.”
Iblis Menggugat Tuhan: Sebuah Cerminan akan Ketakterbatasan Tuhan
bukan cerita baru apabila iblis diusir dari surga dan mendapatkan izin untuk menggoda manusia hingga hari akhir kelak. meskipun begitu, godaan demi godaan tetap dia layangkan kepada manusia yang berpotensi menjadi pengikutnya di akhir zaman kelak. hal inilah yang melatarbelakangi terjadinya dialog antara iblis dan seorang pendeta dari busrah bernama buhaira.
dalam karya sastra ini, diceritakan sebuah awal ketika sang pendeta didatangi oleh seorang pemuda yang berasal dari komunitas marcionites. diceritakan kemudian, sang pemuda berargumen mengenai tuhan yang tidak lebih dari sesosok monster yang jahat dan tidak sempurna. ketidaksempurnaannya terlihat dari cara tuhan mengatur dunia ini dan mempersiapkan segala skenario atas dunia yang dihuni manusia. kontan pendapat ini langsung disanggah sang pendeta. meskipun begitu, perdebatan panjang ini harus berakhir dengan hinggapnya keragu2an di diri pendeta akan eksistensi tuhan.
pendek kata, akhirnya sang pendeta mengasingkan diri untuk memperdalam mengenai agama hingga dia menemukan sebuah buku yang memaparkan akan datangnya seorang rasul penutup akhir zaman.
usai menunggu beberapa tahun, akhirnya saat yang dinanti2 telah tiba. dia bertemu dengan muhammad dan dapat dengan jelas melihat tanda2 kenabian di diri sang rasul. dalam novel ini juga diceritakan kemudian bahwa sang pendeta mengeluhkan ihwal keragu2annya mengenai eksistensi keesaan tuhan selama ini. beberapa penggalan kata2 bijak menghiasi jawaban yang diberikan muhammad kepada pendeta buhaira. salah satu diantaranya, “ketahuilah, sesungguhnya keesaan tuhan itu tersembunyi dari menara logikamu. singkirkan keraguanmu. pengetahuan tentang keesaan tuhan sungguh berbahaya. dan yang mencari mudah sekali tersesat.”
tidak sampai di situ. novel ini berlanjut kemudian dengan bertemunya pendeta buhaira dan iblis di sebuah tempat yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian, yang hanya diterangi kerlip dan redupnya bintang. di sebuah mata air dan aliran sungai yang rasanya manis, perdebatan panjang antara seorang pendeta dan iblis pun akhirnya terjadi. dengan pandainya, iblis memuja tuhan yang dengan seketika pula iblis mencemooh tuhan. berbagai argumen2 iblis yang menyesatkan mengenai tuhan, dan sanggahan2 kebenaran sederhana dari sang pendeta, menghiasi setiap halaman novel yang tebalnya 324 halaman. tak hanya itu saja. berbagai cerita seru yang diangkat dari kisah2 nabi dan rasul agama samawi, turut hadir sebagai pelengkap dan penjelas akan permasalahan ketuhanan yang sedang diperdebatkan.
menjelang fajar, akhirnya perdebatan yang panjang tersebut usai. pendeta buhaira kembali ke kota dan bertemu kembali dengan muhammad. lagi2, berbagai penggalan kata2 indah tentang keesaan tuhan, menghiasi halaman2 terakhir novel ini. “tuhan bukanlah untuk dihakimi, tidak pula standar-standar manusiawi dapat diterapkan pada tuhan,” dan “kepada tuhan lah berpulang segala alasan, dan tuhan – dalam segalanya – adalah yang maha adil,” merupakan sebagian penggalan kata2 mutiara indah untuk mengingat dan untuk tidak lagi meragukan eksistensi tuhan.
adalah daud ibn ibrahim al shawni yang merupakan orang di balik novel yang cukup mengagumkan, menginspirasi, dan syarat makna ini. dialihbahasakan dan diterbitkan di indonesia oleh dastan books, novel ini benar2 mampu menempatkan sosok iblis yang egosentrisme. pandangan2 dari 3 agama samawi, dengan sangat cerdasnya dipadukan dalam buku ini. tak hanya itu saja. berbagai pertanyaan2 teologis yang kerap diragukan orang2 dalam beragama, mampu dijawab melalui gaya penuturan yang unik dan khas serta mengalir.
meskipun begitu, membaca buku ini perlu kewaspadaan yang cukup tinggi. pasalnya, bila tak hati2 membacanya, bukannya mengerti akan makna keesaan tuhan, malah bisa terjebab dalam argumentasi2 iblis yang menyesatkan dan terasa benar di logika.
pada edisi cetakan terbaru novel yang memiliki judul asli the madness of god ini, dilengkapi juga dengan penggalan kisah berjudul the men who have the elephant. berlatar kota shan’a dan mekah di awal kelahiran muhammad, kisah ini bercerita mengenai pengepungan pasukan gajah raja abrahah terhadap ka’bah pada bulan rabiul awal.
perdebatan sengit tetap menjadi madu bagi kisah dalam novel ini. dihiasi adu argumen penafsiran beberapa penggalan wahyu tuhan dalam perjanjian lama dan baru, membuat pembaca diajak untuk melihat bagaimana kisah berlatar agama samawi masih menarik untuk diikuti. belum lagi dengan dilengkapinya kisah kesetiaan siraaj, yang merupakan panglima setia sang raja yang belakangan diketahui bernama khidir. meskipun tidak setuju dengan keputusan sang raja, siraaj masih tetap ada di samping sang raja ketika sekarat. padahal, sebelumnya, sang raja menahan sang panglima karena tidak mendukung keputusannya untuk menyerang ka’bah.
kisah kedua dalam novel iblis menggugat tuhan diakhiri di ka’bah. ketika itu, baru beberapa jam berlalu semenjak pasukan abrahah luluh lantah dan aminah melahirkan muhammad yang langsung dibawanya ke ka’bah. novel ini ditutup dengan datangny siraaj yang kemudian terlibat diskusi yang cukup panjang dengan shayba, yang tak lain adalah kakek dari cucu yang baru saja lahir.