Coretan dari Balik Kelambu…

Archive for Nopémber 7th, 2008

Menulislah, Meskipun sedang Bad Mood

kalawan 3 pairan

beberapa hari ini sebenernya aku lagi ngak mood nulis. bawaannya, kalo boleh, tak perlu lah aku mengetikan setiap kata. cukup pikiran dan hatiku yang menorehkan kata2 itu di blogku. tapi, nampaknya hal itu sungguh mustahil tanpa bantuan tangan. dunia ini bukanlah duniany harry potter yang hanya dengan mengayunkan tongkat sihir, segalany bisa berjalan sesuka hati kita.

nampakny bad mood menulis sedang hinggap di banyak orang. banyak blog yang isinya mengungkapkan bahwa penulisnya sedang malas untuk menulis blog, nampakny termasuk blog ini juga.

bagaimanapun juga, menulis adalah pekerjaan hati. ungkapan perasaan hati yang diejawantahkan ke dalam kata2 yang bermakna. kata2 tersebut kemudian ditorehkan ke dalam media oleh pikiran yang menggerakan tangan untuk selanjutnya menjadi bentuk fisik yang baru.

itulah sebabny mengapa ketika keadaan hati kita sedang enggan atau buruk, menulis menjadi sesuatu hal yang teramat sulit dilakukan. memaksakan diri untuk merangkai kata2 pun nampaknya hanya sia2 belaka. alih2 mendapatkan tulisan yang memiliki jiwa, yang ada hanyalah rangkaian kata yang mati.

meskipun begitu, seorang penulis, meskipun itu hanya penulis blog, agaknya mengharamkan yang namanya tidak menulis. bagi seorang penulis, menulis adalah sebuah kegiatan yang kalo tidak dilakukan, sama saja membunuh dirinya secara perlahan. menulis telah menjadi bagian dirinya yang sulit untuk dipisahkan, meskipun jaraknya hanya 1 milimeter.

untuk itulah, orang yang telah menjadikan menulis sebagai jati dirinya, seharusnya masih mampu menyusun kalimat yang tetap mempunyai nyawa, meskipun dirinya sedang tak bernyawa. masih tetap bisa menulis meskipun perasaannya sedang galau dan tak menentu.

jangan seperti yang punya blog ini. meskipun hatiny sedang galau, dia masih mencoba untuk menulis. tapi ketika tulisannya beres, dia ngak tau apa yang dia tulis. parah…!!!

Written by Yudha P Sunandar

Jumaah, 7 Nopémber 2008 pukul 23:31

Dimuat dina Blog

Mulai Mengembangkan Bisnis Baru…???

kalawan 4 pairan

beberapa minggu ini cukup sering aku berkunjung ke republik kuliner. bukan untuk makan seperti yang dituduhkan beberapa kawan. tapi cuman sekedar untuk berbincang2 dengan hanya memesan 1 gelas es teh manis. semoga kang agah ngak keberatan, nih. hehehe. :D

adalah kang agus setiadi yang sering aku temui di sini. beliau adalah manager republik kuliner yang kerjaanny ngebantu kang agah mengelola usaha kuliner ini. aku mengenal beliau udah sejak lama. kebetulan beliau satu almamater denganku waktu smp dulu. pernah menyenyam pendidikan yang sama dari ekstrakurikuler dan pembimbing yang sama, membuat kami lambat laun saling kenal sejak aku lulus smp. tak hanya itu saja, kami mempunyai ketertarikan yang sama, yaitu bidang sastra. maklum, dulu kami sama2 berkecimpung di teater yang notabenenya sering bermain2 dengan sastra.

cukup banyak yang kami bincangkan ketika aku berkunjung ke republik kuliner. dari mulai membahas tentang fenomena blog, mengagung2kan beberapa novel dan karya sastra lainnya, hingga mengunggah imajinasi cerita untuk sekedar dijadikan cerpen atau bahkan novel. dari perbincangan tersebut, akhirnya kami sepakat untuk menjalin bisnis di dunia tulis menulis. membuat buku dan novel menjadi fokus kami saat ini. bisnis yang tidak perlu modal secara finansial dalam jumlah yang sangat besar.

dari seringnya kami bertemu, akhirnya ide2 bisnis lainnya pun mulai bermunculan. dimulai dari bisnis pin, aksesoris, baju, distro, hingga komitmen kang agus yang bakalan membantuku dan beberapa teman yang awal tahun depan mulai akan merintis kafe. selain itu, deskripsi kerjany pun sangat jelas. aku berperan sebagai marketing dan networking, sedangkan kang agus fokus di produksi.

meskipun awalnya pengen fokus berada di ranah teknologi informasi dan jurnalistik, namun akhirnya keadaan membawaku ke ranah lainnya yang belum pernah aku kenal sebelumnya. satu pikiran positif, semoga apa yang aku kerjakan saat ini, membawa nilai manfaat yang cukup besar tidak hanya bagi diriku, tapi bagi orang2 di sekitarku.

Written by Yudha P Sunandar

Jumaah, 7 Nopémber 2008 pukul 12:42

Dimuat dina Bisnis dan Manajemen