Archive for Juni 21st, 2008
Pekerjaan Hanyalah untuk Orang yang Lemah…???
‘pekerjaan hanyalah untuk orang yang lemah’, begitulah pernyataan yang dikeluarkan oleh mark zuckerberg, pendiri facebook, kepada majalah current yang aku kutip dari majalah duit!. pernyataan yang berani, bukan…??? pernyataan ini keluar dari mulut sang miliuner muda ini ketika dia bercerita tentang keputusannya keluar dari harvard. hal ini dipicu salah satunya karena apa yang dia inginkan telah ada di tangannya, yaitu mempunyai situs jejaring sosial yang saat ini cukup populer di internet.
pekerjaan yang dimaksud oleh zuckerberg di sini, adalah pekerjaan yang didapatkan dengan cara melamar menggunakan ijazah ke perusahaan2. yang aku tangkap di sini, lemah bisa diartikan nggak punya keberanian untuk mandiri dan membuat sesuatu. selain itu, lemah bisa diartikan juga sebagai nggak punya kekuatan untuk menentukan diri sendiri. karena semuanya diatur oleh perusahaan tempat bekerja.
di balik orang2 lemah, ada orang2 kuat. dalam konteks pernyataan zuckerberg, orang2 kuat adalah orang yang mampu mandiri dan membuat sesuatu yang bernilai bagi orang. salah satunya adalah zuckerberg yang tidak hanya mampu membuat facebook yang sangat bernilai bagi orang2 yang butuh berjejaring sosial di internet, tetapi juga sumber penghidupan bagi mereka yang bekerja untuk facebook. selain itu, orang2 kuat juga adalah orang2 yang mampu menentukan siapa mereka dan ingin seperti apa. mereka punya visi dan misi yang sesuai dengan keinginan mereka. aku senang menyebutnya sebagai orang2 bebas, baik pemikiran, keinginan, dan pekerjaan.
berkaitan dengan pernyataan yang punya facebook, bukan bermaksud tinggi hati, tapi sejujurnya aku setuju dengan pernyataan beliau, bahwa bekerja memang untuk orang yang lemah. meskipun begitu, bukan berarti orang2 yang bekerja harus memaksakan diri jadi orang yang kuat. karena bagaimana pun juga, manusia punya kelebihan dan kekurangan masing2. selain itu, manusia punya fungsi dalam kehidupan yang saling melengkapi satu sama lain. sudah sepantasnya yang kuat melindungi yang lemah. karena tanpa orang yang lemah, orang yang kuat nggak akan pernah ada.
begitu pun dalam pekerjaan. orang yang mampu membuat pekerjaan, sudah seharusnya melindungi orang yang hanya mampu bekerja. karena, si pembuat pekerjaan dikasih kelebihan untuk membuat pekerjaan. begitu pun yang bekerja. sudah seharusnya membantu sang pembuat pekerjaan agar perusahaan selalu dapat hidup. tidak hanya untuk menghidupi si pembuat pekerjaan, tetapi juga untuk menghidupi dirinya sendiri.