Coretan dari Balik Kelambu…

Archive for Juni 7th, 2008

Orang Awam Linux Aja Bisa Pake GIMP…

kalawan 6 pairan

upload.wikimedia.org

sumber: wikimedia.org

beberapa hari ini adeku lagi jatuh cinta ke seseorang. sebagaimana orang yang jatuh cinta, dia mengkoleksi foto2 sang pujaan hati yang dia dapat dari friendster. bukan hanya itu aja. foto si cewe pun dia manipulasi kemudian dia jadikan satu dengan fotonya. yang bikin aku kaget adalah perangkat lunak manipulasi gambar yang dia pakai adalah gimp dan berjalan di platform linux ubuntu.

kok kaget…??? karena adeku tuh orang yang jarang sekali pake linux. di kantornya pun sebagian besar perangkat lunak menggunakan windows dan aplikasi2 yang berjalan di atasnya. pake linux pun cuman di kostanku. karena di kostanku yang ada cuman linux, linux, dan linux.

waktu aku tanya, ‘kok bisa pake gimp…???’ dengan entengnya dia ngejawab, ‘yah bisa lah. hampir sama kok dengan photoshop.’ terus dia cerita kalo selama ini dia belajar photoshop di kantornya. dan ternyata cara kerja gimp nggak berbeda jauh dengan photoshop.

bagi yang belum tau gimp. gimp adalah perangkat lunak untuk memanipulasi gambar. perangkat lunak yang punya kepanjangan gnu image manipulation program ini, merupakan perangkat lunak yang sering digunakan orang untuk menggantikan photoshop. perangkat lunak ini berjalan di sistem operasi linux, windows, dan macintosh. berbeda dengan photoshop, gimp merupakan perangkat lunak yang bebas digunakan dan open source.

ternyata, orang yang awam linux pun, contohnya adeku tadi, mampu menggunakan gimp yang berjalan di platform linux. terus, kenapa banyak orang yang udah tau nggak bisa beli photoshop, tapi tetep aja pake photoshop yang versi ilegal ya…???

Written by Yudha P Sunandar

Saptu, 7 Juni 2008 pukul 17:40

Bus Damri, Angkutan Kota Ideal Pasca BBM Naik

without comments

bg66.soc.i.kyoto-u.ac.jp

sumber: bg66.soc.i.kyoto-u.ac.jp

semenjak pemerintah menaikan harga bbm akhir mei lalu, berbagai kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan harga. ongkos angkutan kota, khususnya di kota bandung, pun mengalami kenaikan sekitar lima ratus sampai seribu rupiah. hal ini tentu saja berimbas pada masyarakat pengguna angkutan umum yang harus mengeluarkan uang sekitar 30 persen lebih banyak untuk biaya transportasi.

meskipun begitu, syukurlah masih ada bis damri. karena, semahal apapun angkutan kota di bandung, tetep masih jauh lebih murah pake bis damri. selain itu, bis damri pun lebih cepet dibandingkan angkot yang kebanyakan ngetem di sana-sini.

pengalaman senada kemaren nggak sengaja diutarakan oleh seorang bapak yang bekerja di sebuah pabrik di sekitar cicadas. waktu nunggu bis damri menuju cibiru, sang bapak mengeluhkan ongkos angkutan kota dari cicaheum sampai ujung berung yang nilainya melonjak hingga 4 ribu rupiah. ‘untungnya ada bis damri. jadi uang yang dikeluarin buat ongkos nggak terlalu membebani rumah tangga,’ tutur sang bapak waktu lagi sama2 nunggu bis di cicadas.

hal yang sama sepertinya dirasakan juga oleh hampir kebanyakan orang di bandung yang lokasi beraktivitasnya dilalui bis damri. hal ini terlihat dari membludaknya penumpang di bis damri jurusan cibiru. sampe2, aku nggak bisa masuk ke dalam bis yang udah penuh sesak oleh pengunjung.

sepertinya damri sudah harus meningkatkan pelayanannya lebih baik lagi. misalnya dengan menambah armada angkutannya dan membuat penjadwalan yang lebih efektif lagi. karena bagaimana pun juga, masyarakat memang membutuhkan transportasi yang murah dan dapat menampung penumpang dengan jumlah banyak. apabila damri dapat memenuhinya, bukan hanya masyarakat yang tertolong, tapi tingkat polusi di bandung bisa diminimalisir lagi.

Written by Yudha P Sunandar

Saptu, 7 Juni 2008 pukul 16:59

Dimuat dina Umum