Coretan dari Balik Kelambu…

Archive for Juni 6th, 2008

Razia Software Ilegal di Bandara kemungkinan hanya Hoax

without comments

kabar mengenai adanya razia software ilegal di bandara soekarno hatta, kemungkinan adalah hoax. hal ini sudah diberitakan di beberapa media massa dalam beberapa hari terakhir, seperti di tempo dan kompas. beberapa blog juga, seperti caktopan dan vavai, menginformasikan hal senada, bahwa berita ini kemungkinan besar adalah hoax. di detikinet sendiri, beritanya baru dilansir pagi ini. berita terkait ada di sini.

menurut beberapa media di atas, pemeriksaan laptop di bandara merupakan kegiatan rutin yang bersifat acak. tujuannya pun bukan untuk memeriksa software di dalam laptop, tapi untuk meyakinkan bahwa barang yang dibawa bukanlah barang2 berbahaya seperti bom atau narkoba.

meski demikian, tingkat kekhawatiran yang tinggi terhadap adanya kabar razia software ilegal di bandara telah membuktikan bahwa masih banyak masyarakat yang berpotensi melanggar hukum. udah gitu, bukannya sadar dengan mencoba menggunakan produk yang legal seperti linux dan perangkat lunak open source lainnya, malah bikin alesan macem2. capek, deh…

Written by Yudha P Sunandar

Jumaah, 6 Juni 2008 pukul 11:22

Sulitnya Mengkomunikasikan Jargon ke Orang Awam

kalawan 5 pairan

salah satu ketakutan aku ngajar ibu2 di arcamanik adalah mengkomunikasikan materi ke dalam bahasa mereka. percuma apabila kita nerangin dengan jargon2 kita tapi mereka nggak ngerti sama sekali. tapi untungnya, ibu2 arcamanik ngerti bahasa inggris. jadi proses transfer ilmu menggunakan jargon2 ilmu komputer yang umumnya pake bahasa inggris, nggak terlalu sulit.

masalah kesulitan mengkomunikasikan materi ke orang yang awam materi kita, pernah aku alamin. gila, susah buanget ternyata. ceritanya, waktu itu aku lagi ngikutin pertemuan akhir taun sebuah organisasi gerakan sosial di jakarta. pertemuannya dalam skala nasional, jadi yang dateng adalah orang2 dari berbagai daerah di indonesia.

waktu itu kebetulan lagi ngobrolin tentang basis data dan penggunaan teknologi komputer. aku waktu itu sebagai pihak luar yang berasal dari konsultan si organisasi, menyarankan untuk pake produk open source, khususnya linux dan aplikasi yang berjalan di atasnya. saran ini ditujukan mengingat organisasi ini merupakan organisasi gerakan sosial yang prinsip2nya hampir sama dengan prinsip2 gerakan free software foundation.

waktu lagi istirahat, salah seorang peserta pertemuan nanya ke aku. pertanyaanya cukup simpel, yaitu : apa itu open source dan linux? dengan entengnya aku ngejawab disertai jargon2 open source dan linux. terus, sang penanya cuman bengong dengan tatapan kosong pertanda kagak ngerti.

ngeliat sikapnya yang keliatan kagak ngerti, aku terus nanya, apakah sang penanya pernah menggunakan komputer? terus, dengan santainya dia jawab kalo dia selama ini cuman ngeliat orang pake komputer dan baru sesekali mencoba. ngedenger jawabannya yang kaya gitu, aku langsung bilang ke dia buat belajar komputer dulu baru nanti aku jawab setelah dia cukup mumpuni menggunakan komputer. tapi si penanya memaksa untuk mendapatkan jawabannya saat itu. parahnya lagi, sepertinya si penanya juga nggak bisa bahasa inggris.

akhirnya, yang terjadi, aku harus ngejelasin pengertian sistem operasi dan aplikasi yang berjalan di atasnya, menggunakan bahasa yang amat sederhana banget ke orang yang awam banget komputer. waktu itu, penjelasan tentang 2 hal yang paling sederhana di komputer, memakan waktu ampe 1 jam lebih.

setelah panjang lebar ngejelasin, akhirnya dia ngerti juga, meskipun aku sangsi apakah dia bener2 ngerti, setidaknya, 50 persen dari yang aku terangin. meskipun begitu, dia merasa puas dan merasa mengerti apa yang aku jelasin.

itulah alasan kenapa aku paling takut kalo antara aku dan yang diajarin ada gap yang terlalu besar. nantinya bukannya saling ngerti setelah pelatihan berlangsung. malah saling pusing. yang diajarin pusing karena nggak ngerti materi yang diberikan. yang ngajarin pun akan lebih pusing karena kebingungan mengkomunikasikan materinya.

Written by Yudha P Sunandar

Jumaah, 6 Juni 2008 pukul 09:35

Dimuat dina Umum

Pelatihan Minggu Ke-2 PBA, Semangat untuk Belajar Aplikasi Edukasi

kalawan 2 pairan

setelah beberapa waktu yang lalu banyak halangan untuk ibu2 arcamanik belajar linux. akhirnya hari ini semua berjalan cukup lancar. meskipun ibu2 yang dateng cuman 3 orang, yaitu ibu emmy, ibu dwi, dan mba nida ditambah dengan mas yuyun, tapi semangat mereka untuk belajar linux sangat besar.

hari ini aku dateng agak awal. selain takut terlambat, takut keujanan juga jadi pemicu kenapa aku pengen cepet2 ada di pondok baca arcamanik. tapi, ternyata ibu2nya telat datang sekitar 30 menit. nggak masalah, deh. yang penting hari ini aku bisa cuap2 mengenai linux dan open source.

hal yang paling aku takutin ternyata akhirnya bisa teratasi, yaitu takut terjadi masalah teknis. hal ini memang terjadi, yaitu beberapa komputer nggak ngedapetin ip address dari server. karena, komputer di sini menggunakan ltsp, nggak dapet ip address adalah masalah besar dan mampu menyebabkan komputer nggak bisa masuk ke sistem operasi. nggak ngerti kenapa. tapi setelah komputer di restart, akhirnya bisa lagi.

materi yang diajarin dalam pertemuan hari ini adalah pengenalan desktop di linux ubuntu. pertama2, hal yang aku perkenalkan adalah menu2 di desktop linux ubuntu kaya applications, places, dan administration. kemudian dilanjutkan dengan cara mengakses file browser. selain materi teknis tentang desktop linux ubuntu, sedikit juga aku jelasin tentang apa itu komputer dan perangkat2nya.

setelah pelatihan berlangsung, ibu emmy dan ibu dwi mengaku bahwa aplikasi2 edukasi di ubuntu menarik minat mereka untuk mempelajarinya. pasalnya, aplikasi2nya sangat dibutuhkan untuk mengenalkan anak2 ke bidang2 keilmuan sehingga ada ketertarikan untuk mempelajarinya.

mba nida juga, yang sayangnya datang terlambat, sangat bersemangat untuk mencoba ubuntu. sampai2 dia pengen nyoba nginstal ubuntu di rumahnya. berbeda dengan para ibu2, mas yuyun dengan kalemnya hanya tersenyum ketika ditanya mengenai materi yang diajarkan. sepertinya beliau memang belum ngerti. bener nggak mas…???

secara garis besar, pelatihan hari ini nggak terlalu mengalami banyak hambatan. mungkin yang agak terbebani adalah ibu dwi. karena beliau udah lama nggak megang yang namanya komputer, udah sekitar 10 – 15 taun yang lalu dia terakhir megang komputer. meskipun begitu, dia lambat laun mulai belajar untuk bisa. semoga bisa mengejar ibu emmy dan mba dian yang sudah terlihat mumpuni dalam mengoperasikan linux. ayo bu, berjuang…!!!

Written by Yudha P Sunandar

Jumaah, 6 Juni 2008 pukul 09:33

Dimuat dina Open Source

Saint Seiya Hadir di TV Lokal Bandung

kalawan 3 pairan

sumber: toei-anim.co.jp

bagi temen2 penggemar kartun saint seiya dan ada di kota bandung, serial kartunnya akan tayang kembali di spacetoon mulai tanggal 9 juni 2008 ini. ngeliat di websitenya spacetoon, serial manga yang menampilkan segerombolan pasukan berjubah perunggu ini akan hadir setiap setiap hari senin hingga jumat pukul 9.20 pagi dan 20.20 malam.

sain seiya merupakan serial film manga dan anime yang sempat populer di indonesia pada tahun 1991 di layar kaca rcti. menghadirkan pendekar2 yang memiliki kekuatan sesuai dengan jubah yang digunakannya. tokoh utamanya terdiri dari 5 orang pendekar perunggu, yaitu seiya, shiryu, hyoga, shun, dan ikki, yang bertugas melindungi saori, reinkarnasi dewi athena, dari sekumpulan saint jahat di sanctuary, tempat yang dulunya dihuni oleh para saint yang setia pada athena.

pengen tau kisah selanjutnya dan bagaimana serunya seiya dan temen2nya melindungi saori, sang rintisan dewi athena? tongkrongin aja filmnya lagi. semoga filmnya bisa menghilangkan kehausan para penggemar film di bandung, dan tanah air.

Written by Yudha P Sunandar

Jumaah, 6 Juni 2008 pukul 09:32

Dimuat dina Hobi, Umum